JaguarQQ.com – Hal pertama yang bisa dirasakan seseorang saat sama sekali berhenti bercinta dengan pasangannya adalah mudah stres. Studi membuktikan bahwa bercinta rutin dapat membantu mengendalikan stres. Agen Domino99

Selain stres, berhenti bercinta juga bisa membuat seseorang kurang bersemangat. Seksolog Lauren Streicher mengatakan hal ini terjadi karena tubuh kehilangan sumber pemicu hormon oksitosin dan endorfin yang berpengaruh mengatur suasana hati

Studi yang dilakukan oleh peneliti di Boston University melihat pria yang sering orgasme bisa memiliki risiko kanker prostat yang rendah. Bila seorang pria hanya orgasme ketika bercinta saja, tentunya ketika berhenti manfaat tersebut juga akan hilang.

Ketika penis melemah maka masalah berikutnya yang bisa dihadapi seorang pria adalah disfungsi ereksi. Studi di American Journal of Medicine tahun 2008 melihat pria yang bercinta kurang dari seminggu sekali lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi.

Pada wanita berhenti bercinta bisa menimbulkan masalah kekeringan. Karena tidak pernah atau sulit terangsang secara seksual, vagina pun jarang mengeluarkan lubrikasi.

Selain stres, berhenti bercinta juga bisa membuat seseorang kurang bersemangat. Seksolog Lauren Streicher mengatakan hal ini terjadi karena tubuh kehilangan sumber pemicu hormon oksitosin dan endorfin yang berpengaruh mengatur suasana hati. Agen Domino99 Terpercaya

Iklan